Anda sudah mengetahui bahwa olahraga dan bercinta mampu memberikan manfaat yang sama, yaitu membakar kalori. Namun bukan hanya membuat tubuh lebih ringan, olahraga ternyata bisa memengaruhi aktivitas Anda dan pasangan di ranjang menjadi lebih ‘panas’. Latih salah satu (sesuai posisi seks favorit Anda) atau bahkan semua gerakan berikut ini demi merasakan orgasme lebih lama dan intens—tanpa perlu melakukan senam kegel!

Posisi seks: Missionary
Meski dibilang posisi seks ini yang paling ‘gampang’, bukan berarti Anda Cuma berbaring dan pasrah di ranjang. Anda pun perlu bergerak dengan tepat agar terjadi penetrasi dalam. Belum lagi bila Anda menyukai posisi kaki dinaikkan ke bahu pasangan saat bercinta, tubuh Anda harus bisa fleksibel. Beberapa latihan olahraga yang memusatkan pada strong core, bokong (gluteal), dan otot paha dapat membantu Anda menemukan ritme yang tepat di ranjang.
Coba ini: Planking dapat menguatkan otot abdomen dan otot bagian belakang. Sedangkan otot gluteal dan paha dapat dikencangkan dengan latihan squat, lunges, dan angkat beban pada kaki.

Posisi seks: Woman on Top
Menjaga keseimbangan amat dibutuhkan saat melakukan posisi woman on top agar Anda dapat menemukan ritme yang stabil. Baik dilakukan dengan berjongkok ataupun lutut bertumpu pada lantai, paha dan pinggul yang kencang bisa membantu posisi bercinta ini terasa maksimal. Jika Anda ingin bertumpu pada tangan saat ‘menunggangi’ si dia, maka dibutuhkan otot tangan dan lengan yang kuat untuk menopang tubuh Anda.
Coba ini:Rajinlah melakukan planking karena dapat menguatkan otot perut, sementara squat dan lunges bisa membantu penguatan otot kaki. Agar tangan dan lengan kencang, lakukan push-up atau latihan tinju dan berenang. Banyak yang tidak begitu menyukai posisi woman on top karena posisi ini akan menghabiskan energi Anda daripada si dia yang tinggal menikmati pemandangan tubuh Anda di depannya. Namun sebenarnya, posisi ini baik untuk wanita yang ingin mendapatkan orgasme penuh karena Anda dapat mengontrol sendiri ritme gerakan pinggul demi mendapat penetrasi dalam. Maka dari itu sebaiknya lakukan latihan fitness/kardio, seperti jalan cepat, lari, dancing, atau bersepeda.

Posisi seks: Reverse Cowgirl
Posisi reverse cowgirl mirip dengan posisi woman on top, hanya posisi badan wanita membelakangi pasangannya. Lagi-lagi posisi ini membutuhkan keseimbangan dan kekuatan untuk menopang tubuh saat ‘menunggangi’ pria.Selain itu, Anda perlu mengontrol ritme dan kecepatan gerakan saat berada di atas tubuh pasangan. Sementara itu, karena pasangan hanya akan melihat punggung dan bokong Anda, alangkah baiknya bila Anda mempunyai tubuh bagian belakang yang indah agar ia semakin bergairah dan kegiatan bercinta makin hot.
Coba ini:Latihan gerakan yang melibatkan perenggangan dapat membuat tubuh lebih lentur. Lakukan yoga secara rutin. Pose-pose seperti pelvic tilt, pigeon pose, standing forward bend, downward-facing dog, dan sun salutations mampu melemaskan otot-otot yang tegang. Lalu lakukan planking, push-up, crunches, dan lunges untuk menguatkan otot perut, kaki, serta tangan.

Posisi seks: Doggy
Bercinta ala doggy style melibatkant anganserta kaki. Otot biseps, trisep, dan lengan bagian bawah harus kuat karena tubuh Anda akan bertumpu pada sisi ini. Lutut yang kuat juga diperlukan demi mendapatkan sesi doggy yang lebih lama dan maksimal.
Coba ini: Berenang, push-up, dan angkat beban dapat mengencangkan tangan. Sedangkan untuk kekuatan lutut, lakukan squat, lunges, atau hiking serta menaiki tangga.

Posisi seks: Spooning
Anda tentu tidak akan melewatkan spooning karena gaya bercinta ini mampu memberikan klimaks lebih cepat baik bagi pria maupun wanita akibat mudahnya mendapat penetrasi yang dalam. Posisinya tampak rumit karena Anda sebagai wanita juga harus menggerakkan pinggul untuk menyesuaikan ritme gerakan pasangan saat menyasar klitoris Anda. Posisi tubuh menyamping seperti ini juga harus ditopang oleh sebelah tangan Anda. Maka dari itu sangat penting memiliki lengan yang kuat.
Coba ini:Side planks sangat efektif dalam membentuk otot perut, pinggang, serta sisi sebelah tubuh Anda secara keseluruhan. Untuk menguatkan lengan, lakukan push-up, latihan gerakan yang memusatkan biseps, atau latihan tinju.

Advertisements